Pengertian Avsec Beserta Tugasnya ?? Bisa Simak Ulasan Berikut

Pengertian Avsec Beserta Tugasnya ??

Pengertian Avsec Beserta Tugasnya ??

Pengertian Avsec Beserta Tugasnya ??

Pengertian AVSEC beserta tugasnya AVSEC sendiri merupakan kepanjangan dari Aviation Security yang merupakan personil yang telah memiliki lisensi ataupun Surat Tanda Kecakapan Petugas (STKP).

Sesuai dengan peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara SKEP/2765/XII/2010 Bab I Butir 9. AVSEC diberi kewenangan, tugas, dan tanggung jawab terkait dalam bidang keamanan penerbangan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara.

Untuk mendapatkan lisensi AVSEC sendiri tidaklah mudah, calon-calon personil keamanan tersebut harus menjalani serangkaian pendidikan dan pelatihan khusus yang meliputi pendidikan dan pelatihan dasar serta pendidikan dan pelatihan lanjutan.

 

Personil dan Tugas Anggota AVSEC

Dalam menjalankan tugasnya, AVSEC (Aviation Security) memiliki pedomanyang telah diatur pada regulasi penerbangan nasional ataupun internasional. AVSEC sendiri dibagi menjadi tiga personil.

  • Personil Pertama pegawai operator bandar udara.

Pegawai-pegawai ini mempunyai tugas untuk mengamankan hampir seluruh aktivitas, fasilitas pendukung penerbangan, maupun barang bawaan yang masuk ke dalam area yang sifatnya terbatas. Pengamanan yang dilakukan oleh petugas tersebut berlaku untuk penumpang dan juga awak pesawat.

  •  Security Airlines

yakni petugas keamanan dari masing-masing perusahaan penerbangan yang bertugas untuk mengamankan penumpang beserta barang bawaannya (yang sifatnya berbahaya) yang hendak memasuki pesawat.

  • TNI dan POLRI

yang bertugas di lingkungan area penerbangan untuk membantu dan mendukung keamanan di setiap kegiatan penerbangan.

Selain itu, terdapat juga petugas keamanan yang dilatih khusus oleh negara operator pesawat yang ditugaskan untuk mengamankan pesawat dari barang-barang yang sifatnya melanggar hukum. Petugas tersebut biasa disebut dengan In Flight Security Officer (ICO).

Seperti yang telah disebutkan di atas, AVSEC memiliki pedoman khusus dalam menjalankan tugas. Selain di atur oleh negara sebegaimana yang tertera berdasarkan keputusan menteri perhubungan nomor KM 54 tahun 2004 tanggal 21 Mei 2004, pedoman tersebut diatur oleh International Civil Aviation Organization (ICAO). ICAO merupakan sebuah organisasi dibawah PBB.

Fasilitas Keamanan yang digunakan Avsec

Dalam menjalankan tugasnya, AVSEC dibekali oleh peralatan-peralatan sebagai fasilitas yang digunakan untuk mengamankan segala aktivitas di bandara.

Fasilitas keamanan penerbangan yang digunakan AVSEC terdiri dari : alat pendeteksi metal, bahan peledak,bahan nuklir, biologi, kimia serta radio aktif.

Peralatan untuk memantau lalu lintas orang, barang, pos, kendaraan dan pesawat di dalam bandara. Peralatan yang digunakan untuk keadaan darurat. Kendaraan patroli. Alat acces control, peralatan komunikasi, cctv, dan alat untuk mendeteksi penyusup pada pagar perimeter

Meskipun begitu, tidak semua bandara mempunyai semua jenis peralatan tersebut karena hal itu tentu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi dari bandara itu sendiri. Beberapa peralatan wajib yang harus dimiliki di setiap bandara adalah mesin X-Ray, cctv, gawang pendeteksi logam, dan pendeteksi logam genggam.

Nah setelah anda mengetahui gambaran AVSEC secara umum beserta peralatannya yang dapat mendukung pekerjaan AVSEC dalam mengamankan bandara, kali ini akan dijelaskan tugas-tugas dari AVSEC itu sendiri.

Tugas – Tugas Avsec

Berdasarkan surat keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara nomer Skep/40/II/1995 sejalan dengan Petunjuk Pelaksanaan Keputusan Menteri Perhubungan nomer 14 tahun 1989 mengenai penertiban penumpang, barang bawaan, dan kargo yang dapat dilakukan AVSEC  di dalam angkutan umum udara yakni: pemeriksaan terhadap sejumlah dokumen, pemeriksaan terhadap penumpang ataupun jamaah haji beserta barang bawaannya yang terdapat di bagasi atau kabin, pemeriksaan pada saat check-in, pemeriksaan awat pesawat, dan pemeriksaan penumpang yang hendak transit.

Surat keputusan tersebut juga mengatur: mengenai penangan senjata, penanganan pada bagasi dan kabin, penanganan terhadap penumpang khusus, pengawasan sepanjang jalur check-in sampai ke pesawat, penertiban dan pengawasan kargo yang meliputi penggolongan, pengemasan, dan pengiriman, pengiriman pos dan diplomatik, dan juga penangan terhadap barang berbahaya (Dangerous Goods).

Nah hal-hal tersebut merupakan tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh para AVSEC. Jika dilihat, tugas-tugas tersebut sangatlah berat.

Tanggung jawab terhadap keamanaan dan kenyamanan para calon penumpang harus ditangani dengan tepat dan profesional. Para AVSEC pun dituntut untuk memahami karakter dari para penumpang agar bisa melayani dan melakukan penanganan masalah dengan baik.

Untuk info Lebih lanjut mengenai FAAST Penerbangan kalian bisa menghubungi Kak Tika Panitia Penerimaan Siswa Baru FAAST Penerbangan di Whatsapp 085235003700 !!

SHARING IS CARING

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *